Bupati Probolinggo : Secara Qadrati kita dicipta semata-mata untuk beribadah kepada Allah
Bupati Probolinggo : Secara Qadrati kita dicipta semata-mata untuk beribadah kepada Allah

Kab. Probolinggo (Inmas) Safari haji yang diusung oleh Pemerintah kabupaten Probolinggo setiap tahun sejak 2003 bukan tanpa alasan, sebagaimana ungkapan Bupati Probolinggo Puput Tatriana Sari, SE saat memberikan pengarahan safari haji di kediaman Kepala Puskesmas Wonomerto Bapak Gatot Sosiki dan Ibu Ami Budiarsih pengurus BKKBN Wonomerto di Perum Kopian Indah Jl. Argopuro XVIII/7 Probolinggo Silaturrahim haji. (1/8/2017).

“Farum silaturrahim yang digagas Bupati sebelumnya benar-benar memberikan manfaat positif, silaturrahim yang mendatangkan keberkahan bagi hidup kita”, jelas Istri Anggota DPR-RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang juga Musytasyar PCNU Probolinggo-Kraksaan ini.

Hal positif ini tetap kita lestarikan sampai sekarang. Semoga kita semua yang hadir dimudahkan rizqi oleh Allah Swt., dimudahkan untuk berhaji baik yang sudah pernah melaksanakan maupun yang masih belum, tambahnya.

Bagi yang sudah terpanggil bersyukurlah, karena dari sekian jumlah umat Rasulullah Saw tidak semua mendapatkan undangan Allah untuk berhaji. Kita hadir di tempat ini disebabkan kemuliaan ibadah haji. Semua itu ditentukan dua hal, pertama; Keingian dan kesungguhan sujudnya kepada Allah dalam menjaga sholat lima waktunya, kedua; Kemenangan dirinya yang mampu memilah dan meminage rizqi yang Allah berikan untuk menabung ongkos naik haji (ONH).  Tanpa menyisihkan dari kekayaan yang dimiliki sulit untuk mengimplementasikan keinginan tersebut, jangankan tidak mendaftar yang mendaftar saja harus menuggu sekian tahun bahkan sampai 25 tahun. 

Ada beberapa hal penting yang patut dijaga oleh calon jamaah haji; memperhatikan syarat, wajib dan rukunnya, memahami mana yang wajib dan sunnah. Nikmati dan lakukan ibadah haji dengan benar, kita berangkat haji untuk beribadah tidak sekedar pelesiran dan yang tidak kalah pentingnya menjaga kesehatan baik fisik maupun mental agar pelaksaan ibadah hajinya bisa mabrur. Ukuran mabrur tidaknya ibadah haji terukur amaliyahnya pasca haji.

Dan janji Allah adalah surga, inilah yang kita harapkan pasca kehidupan kita di dunia ini adalah mendapatkan ridho-Nya. Dalam hidup yang kita sendiri tidak mengetahui ujungnya, yang penuh dengan bermacam macam ujian, adakalanya diuji dengan kesehatan, emosi, dan lain sebagainya. Maka ada satu jimat ampuh yaitu perbanyaklah istighfar kepada Allah Swt dengan penuh ikhlas. Maka melalui safari haji ini, semoga kita mampu membuka fitrah kemanusiaan kita, semata-mata untuk beribadah kepada Allah Swt.

Sebagai pelayan rakyat saya harus hadir di sini karena dua hal itu tadi yang semestinya, hari ini (1/8/2017) harus ke Jakarta untuk sebuah penghargaan, namun Bapak Wabup mewakili kita untuk hadir ke sana, dan Bapak Hasan menghadiri kegiatan yang ada di Krucil, jelasnya.

Kegian ini tidak hanya dihadiri Bupati Probolinggo, turut serta istri Wakil Bupati Hj. Nunung, Kepala Kankemenag H. Santoso serta jajaran SKPD, Forkopimka (Camat Wonomerto Taufik Alami, bersama Kapolsek dan Danramil), tokoh Nahdlatul Ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan penghargaan kepada Calon jamaah haji yang telah mendapatkan panggilan dari Allah Swt. (Ansori).