Workshop tersebut diikuti oleh delegasi
civitas akademik di lingkungan Universitas Nurul Jadid. Hadir dalam kegiatan
sedikinya 42 orang. Mereka terdiri dari
wakil rektor UNUJA, staf-staf ahli Rektorat, kepala LPPM, Kabid penjaminan mutu,
para kaprodi dan tim pemutakhiran kurikulum se-Fakultas Agama Islam.
Fakultas Agama Islam terdiri atas 9
program studi; Prodi Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IQT), Komunikasi & Penyiaran
Islam (KPI), Hukum Keluarga (HK), Ekonomi Syari'ah (ES), Perbankan Syari'ah
(PS), Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen
Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidik Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Bapak Dr. Ahmad Fawaid, M.Th.I, selaku
Dekan FAI UNUJA menjelaskan, kegiatan workshop ini dilaksanakan untuk membekali
prodi di FAI untuk melakukan pemutakhiran kurikulum tahun 2022 ini.
“Pemutakhiran kurikulum harus
dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi zaman maupun kebutuhan peserta
didik dan pengguna dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan,”
terang Doktor lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Kegiatan workshop
ini menghadirkan narasumber DR. Rr. Syamsul Arifin, MT (Tim Belmawa Dikti) dan Prof.
Dr. Ari Yuniastuti M.Kes asal Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah.
Workshop ini
dimulai dengan penjelasan secara sistematis terkait kurikulum KKNI, OBE-MBKM,
dan teknik dan cara penyusunan kurikulum.