MTQ Tahun 2016, Secara Resmi Dibuka Bupati Probolinggo
MTQ Tahun 2016, Secara Resmi Dibuka Bupati Probolinggo

Probolinggo (IslamNu) Malam ini, Sabtu (20/8) Lapangan Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu, yang lokasinya persis di selatan Jalan Eks Pemda Kabupaten Probolinggo, dipenuhi dengan ribuan manusia; peserta dan pengunjung untuk menghadiri “Seremonial Upacara Pembukaan MTQ Tahun 2016”.

Hadir dalam pembukaan MTQ itu Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, Anggota DPR-RI Komisi VIII, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Sekda, H. Moch. Nawi, SH. M.Hum, Pimpinan Forkopimda, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jatim, H. Fachrur Rozi, M.Hi, Kemenag Kabupaten Probolinggo, Jajaran Pengurus LPTQ, Pimpinan Cabang JQH, Forkopimca, PAC LPTQ, MWCNU dan perwakilan Guru TPQ se Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan MTQ kali ini diikuti peserta dari 24 kecamatan se kabupaten yang pada saat yang sama juga dikokohkan panitera dan dewan hakim MTQ Kabupaten Probolinggo oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Probolinggo seraya menyumpah agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Atas nama ketua Panitia menyampaikan, terimakasih kepada semua panitia penyelenggara kegiatan, atas kerja kerasnya dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “Kepada kafilah dan adik-adik peserta berikanlah segala kemampuan untuk meraih hasil yang maksimal,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini akan dihasilkan generasi bangsa yang berilmu dan berakhlakul karimah. Jadi tidak hanya asal membaca Al-Qur'an, melainkan juga bisa memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya H. Hasan Aminuddin menyampaikan pada dasarkan semua kegiatan keagamaan menjadi tanggungjawab kita semua, termasuk kementerian agama. oleh karenanya hendaknya PAC LPTQ tingkat kecamatan bisa bersinergi dengan Kepala KUA, begitu pula PC LPTQ bisa membangun komonikasi dengan kementerian agama.

“Kalau semua lembaga terkait bisa berkomonikasi dan berkoordinasi dengan baik, maka kegiatan keagamaan akan berjalan baik”. Seperti kegiatan malam ini, maka melalui kegiatan MTQ ini kita berharap akan lahir generasi islam yang Qur’ani, fasih dalam membacanya, paham makna dan maksudnya serta mampu dilaksanakan dalam kehidupannya.

Beliau juga mengajak kita untuk memperbanyak membaca kitab Allah tersebut dan kepada dewan juri lakukanlah penilaian dengan jujur agar potensi-potensi yang ada di kabupaten ini bisa tumbuh dengan baik, hingga melalui kegiatan ini akan lahir muslimin-muslimah yang baik.

“Pada akhirnya melalui kegiatan MTQ ini akan bermunculan Qori'-Qori'ah yang mampu membaca dan melagukan Al-Qur’an dengan irama yang indah, menghapal, memahami dan menguraikan ayat-ayat Al-Qur'an serta menulis dan melukis indah huruf dan hiasan mushaf Al-Qur'an,” tandasnya.

Pegang eratlah budaya baik yang selama ini telah menjadi pegangan ulama salaf, janganlah kita merubah budaya yang lebih baik,  tutupnya. (Mp).