Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo Minta Pengurus Lestarikan Program Kerja Lama yang Baik
Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo Minta Pengurus Lestarikan Program Kerja Lama yang Baik

Keterangan Gambar : Pertemuan pengurus syuriyah membahas rencana musker PCNU Kabupaten Probolinggo (foto: Ansori)

nuprobolinggo.or.id - Membangun peradaban bagi kaum nahdliyin merupakan suatu keharusan, sebagaimana telah diwariskan para Muassis Jam'iyah Nahdlatul Ulama. Pertahankan yang maslahah songsong masa depan naf'ah Lil ummah.

Hal itu disampaikan Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo, KH. Muharror Aziz dalam pertemuan dengan pengurus Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, dan Syuriah MWC NU di bawah PCNU Probolinggo, Sabtu (30/1/2021).

Kegiatan yang diawali dengan istighotsah ini merupakan pertemuan perdana pasca pelantikan Minggu (24/1/2021). Guna merampingkan program dan rencana operasional sebagai bahan pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) PCNU Kabupaten Probolinggo ke depan.

Rangsangan untuk mengulang fikir dalam usulan kongkrit disampaikan beberapa tokoh di forum tersebut. Antara lain, turba ke kecamatan berupa pembinaan, istighotsah lintas eksternal, lailatul ijtima' dan bahtsul masail.

Usulan lainnya, NU akan melibatkan instansi terkait. Meliputi Forkompimka dan pondok pesantren dalam turut mempersiapkan generasi bangsa yang mumpuni dan bernuansa insani.

Turba PCNU akan terus menjadi agenda terkoordinir baik pembinaan konstituen NU, penguatan paham Islam Ahlussunnah waljamaah, Lailatul Ijtima’, maupun pemecahan problematika umat melalui bahtsul masail.

KH. Jamaluddin alhariri meminta secara khusus kepada tim LBMNU untuk mengkodifikasi hasil-hasil bahasan.

Optimalisasi peran dan penguatan Takmir Masjid diusung KH. Mustofa Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten setempat yang minggu lalu ditempati Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PCNU kabupaten Probolinggo. (Ansori)