Probolinggo, 10/3 (IslamNu) Dalam rangka turut serta meningkatkan ekonomi Indonesia, ditengah-tengah diberlakukannya Pasar Bebas dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah saatnya kaum muda melakukan sebuah gerakan dan gebrakan, tentunya hal ini bisa dilakukan bagi mereka yang memiliki Integritas, semangat juang yang tinggi yang tanpa pamrih.
Untuk itu, hari ini Kamis, 10 Maret 2016 Bertempat di Kantor PCNU Kota Kraksaan, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC. GP. Ansor) Kab. Probolinggo Sahabat Muhlis, M.Pd dan Kota Kraksaan Sahabat Taufik menandatangani MoU dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kabupaten Probolinggo yang dihadiri langsung Bpk Sidik Wijanarko, SH. M.Hum.
“Hari ini kita sudah melaksanakam MOU dengan Disperindag yang bertujuan menjadi momentum penting bagi kami kader muda NU sekaligus anak muda Kabupaten Probolinggo untuk memulai berdikari, belajar mandiri untuk berbenah demi peningkatan ekonomi yang kreatif.”
Dalam hal ini saya yakin Gerakan Pemuda Ansor merupakan salah satu kalangan muda yang InsyaAllah akan mampu mengemban amanah untuk berkarya, membangun Bangsa dan NKRI tidak hanya dalam pemberdayaan sumber daya manusia, namun juga dalam bidang penataan perekonomian di era mendatang.
Ansor telah mempunyai beberapa badan usaha serta Kelompok usaha yang tengah dikembangkan, kehadiran Disperindag merupakan sebuah motivasi agar kita bisa melaksanakan kerjasama di semua bidang seperti peningkatan SDM: pelatihan SDM dan magang kerja serta bidang-bidang lain yang bisa diintegrasikan bersama baik jangka pendek, menengah dan panjang.'
Sebagai kader NU kami tetap meyakini bahwa; “hubungan dunia yang baik akan mempengaruhi kualitas kebaikan akhirat bagi umat Islam, sehingga peningkatan ekonomi harus menjadi prioritas utama untuk mensejahterahkan umat Islam di Indonesia termasuk warga NU di dalamnya.
Kita akan mendorong generasi muda NU, Ansor pada khususnya untuk bergerak di bidang ekonomi, karena bidang ekonomi lah yang dapat meningkatkan kita, kebaikan akhirat selalu diawali oleh kebahagiaan dunia, dan dunia tentu antara lain memajukan ekonomi, memajukan kemakmuran," ungkap Muhlis, saat wawancara dengan Reporter IslamNu.
Inilah Ijtihad (upaya) Gerakan Pemuda Ansor baik Probolinggo maupun Kota Kraksaan, mulai ditandatanganinya MoU antara kami dan Disperindag kali ini, kita menganggapnya sebagai jihad (perjuangan) bagi kami dan umat Islam tentunya, karena pengertian jihad tidak harus dengan fisik atau perang, namun umat di seluruh dunia saat ini perlu mempunyai ketahanan ekonomi yang kuat, agar Pemerintahannya dapat memastikan kesejahterahan rakyatnya.
Karena itulah Gerakan Pemuda Ansor mengambil bagian tersebut untuk berjuang dengan cara-cara Islam ala Ahlissunnah Wal Jama’ah yang moderat, toleran dan berkeadilan, yang kita kenal dengan istilah Tasamuh, tawasut dan I’tidal. Selain ketahanan ekonomi, Indonesia juga perlu didukung dengan ketahanan pangan dan ketahanan energi, agar kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud. (Mp).