Probolinggo (IslamNu) Hari ini, Sabtu, 21 Mei 2016, Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC. PERGUNU) menggelar “Seminar Aswaja” dengan Tema “Revitalisasi Pembelajaran Aswaja di Madrasah” yang dipusatkan di Kantor PCNU Probolinggo.
Acara dibuka langsung Ketua PCNU, KH. Abdul Hadi Saifullah. Beliau mengapresiasi adanya kegiatan ini walaupun dalam bentuk kerjasama berbagai lembaga dan Banom namun tujuannya bisa tercapai dengan baik.
Dalam keterangan persnya Mujid, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar atas kerjasama inten antara PC. Pergunu dengan lembaga-Banom seperti PC. Asnuter, PC. LP Ma’arif dan PC. LTN-NU dengan maksud dan tujuan menggugah para guru, pendidik di lingkungan madrasah turut serta dalam pembenahan, pengenalan dan penguatan pemahaman siswa dan guru akan pentignya pemahaman paham Ahlus sunnah wal Jama’ah sejak dini.
Ketua PC. Asnuter Probolinggo, Teguh MHZ, bersikokoh dengan terus melakukan upaya tersebut kaitannya dengan semakin merosotnya moralitas di kalangan pelajar, dekadensi moral semakin hari semakin merosot.
Teguh berasumsi hanya dengan pengenalan agama dan paham keagamaan yang dianggapnya moderat ini akan mampu membangun ghirah kembali pada pejuang pendidikan untuk ambil bagian dan menintegrasikan semua mapel dengan pelajaran aswaja ini.
Bahkan ia berharap Pemerintah Daerah untuk menetapkan Aswaja sebagai Muatan lokal (Mulok) yang diajarkan di semua satuan pendidikan yang ada di Kabupaten ini. Kita bersama lembaga-Banom tentunya PCNU akan terus mengupayakan hal tersebut sehingga Aswaja menjadi mulok di sini, harapnya.
Sementara yang menjadi penyaji; terdiri dari H. Taufik (Kasi PendMa Kankemenag) dengan materi "Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan", Musyafik (Assessor Madrasah Jatim) dengan Materi : "Kurikulum Aswaja dan Modelling Pembelajaran", dan yang terakhir materi Aswaja yang disampaikan oleh Ketua PC Asnuter Probolinggo, Teguh MHZ.
Teguh juga menjelaskan Asnuter Probolinggo telah membentuk tim sosialisasi aswaja di tingkat kecamatan yangg bisa di ajak kerja sama dalam mempersiapkan mulai dari materi ke-Aswaja-an, penyampaian, dan publikasi.
Dengan kegiatan seminar ini, para peserta akan memahami aswaja mulai dari konsep dasar aswaja hingga kemunculan firqoh dalam islam. Sekaligus sebagai tambahan pemahaman kepada pengurus dan jamaah tentang aswaja dan firqah-firqah yang ada, sehingga kita tidak mudah untuk saling mengkafirkan sebagaimana akhir-akhir ini sering kita dengar.
Berbagai pihak bisa saja melakukan kerjasama dengan kita demi mensukseskan program Nahdlatul Ulama. Program kerja NU agar bisa mencapai target sesuai harapan tentunya semua komponen yang ada terus bersinergi dengan baik. (Mp).