Probolinggo, Dalam rangka penutupan rangkaian Hari Santri Nasional 2021, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Probolinggo gelar Talkshow di Aula PCNU setempat. Minggu (07/11/2021)
Dalam Talkshow tersebut dihadiri oleh dua pemateri. Pertama Muhammad Ishomuddin Haidar selaku departemen organisasi Pimpinan Pusat (PP) IPNU, dan kedua Khoirotul Ni'amah selaku pengurus Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa timur.
Acara berlangsung khidmat, dengan dihadiri oleh 50 peserta kader PC IPNU IPPNU Kabupaten Probolinggo dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Seminar tersebut di moderator oleh Ahmad Syaifi dan Siti Nur Jannah, dari jam 08.30 hingga jam 12.00.
Dalam penjelasannya Muhammad Ishomuddin Haidar selaku Narasumber pertama mengatakan bahwa seorang santri harus sholeh spiritual, Sholeh intelektual, dan punya high skill dalam menghadapi Indonesia emas 2045.
"Kekuatan utama dalam organisasi terletak pada aktor bukan peran. Maka jadilah aktor organisasi yang dapat berperan dalam posisi apapun" jelas Gus Haidar sapaan akrab beliau.
Lebih lanjut Khairatul Ni'amah selaku narasumber kedua mengatakan bahwa IPNU IPPNU Harus membawa inovasi baru seperti literasi dan digitalisasi, dan berdakwah secara ramah dalam upaya menangkal radikalisme.
"IPNU IPPNU harus militan, intelektual, leadership, loyal, memiliki power, dan rasa nasionalisme yang tetap berakidah ahlussunah Wal jamaah" terang rekanita khairaa, sapaan akrab beliau.