Keterangan Gambar : Pembukaan Diklat Ketahanan Informasi Digital kerja sama LTN NU dan Diskominfo Kabupaten Probolinggo
nuprobolinggo.or.id - TONGAS - Diklat jurnalistik dasar dan penulisan konten kreatif gelombang 2 digelar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Cabang Kabupaten Probolinggo, Rabu (27/10/2021).
Pelatihan Ketahanan Informasi Digital kerja sama dengan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo itu ditempatkan di Aula Kantor MWC NU Tongas.
Target dan output dari pelatihan tersebut untuk mencetak sebanyak mungkin Duta Jurnalis NU pada setiap badan otonom (Banom) dan lembaga di bawah naungan PCNU Kabupaten Probolinggo.
Duta jurnalis NU memiliki peran dan fungsi strategis pemenuhan informasi digital yang ditampung pada portal online PCNU Probolinggo.
Konten dan informasi positif yang melahirkan solusi bagi pencari informasi seputar keagamaan, sosial, tradisi dan ekonomi sebagai ketahanan informasi digital di kalangan NU Probolinggo.
Wakil Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Rofiq mengatakan pelatihan ketahanan informasi digital oleh LTN NU ini untuk mendidik kalangan muda NU mahir dalam menyampaikan informasi berbasis teknologi dengan baik dan benar.
"Kita tahu di luar sana (media sosial-red) sangat banyak informasi-informasi negatif. Terbentuknya pemuda NU penulis berita positif ini diharapkan menjadi penyeimbang," ungkapnya.
Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian menyatakan perlunya kebijaksanaan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
"Tidak semua fakta dapat disampaikan kepada masyarakat, kita harus bijak dalam menulis informasi apakah itu akan berdampak positif atau sebaliknya memicu hal negatif," ujarnya.
Yulius mengapresiasi langkah PCNU Kabupaten Probolinggo melalui LTN NU yang peduli terhadap ketahanan informasi digital.
Ia berharap penulis-penulis NU ini tidak hanya sebatas menghasilkan berita-berita positif, tapi juga berkembang pada promosi produk UMKM (yang dikelola warga NU) sehingga dapat menguatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Peserta pelatihan ketahanan informasi digital gelombang 2 tersebut diikuti 30 peserta dari perwakilan 15 Banom dan Lembaga NU Probolinggo.